Interstellar

Sinopsis Film Interstellar

Pada saat yang sama, terungkap bahwa meskipun planet Edmond sebenarnya dihuni, astronot sendiri tidak selamat dari pendaratan – meninggalkan Amelia sendirian di lokasi penjajahan. sangat menarik untuk dibahas karena tergolong movie berat yang mampu membuat kita menguras tenaga untuk berpikir. Ya, berpikir keras, sebab bagi anda yang belum menonton movie ini anda akan disuguhi berbagai adegan dialog dan aksi yang cukup menakjubkan berlatar belakang ilmu fisika. Konon kabarnya, saat film ini masih rilis di bioskop para penonton banyak yang ketiduran dan bosan sebab tidak mengerti dengan jalan cerita movie ini.

Cooper mendapatkan Tom sudah berkeluarga, Murph sudah berumur sama dengan Cooper dan mertuanya telah meninggal. Murph saat itu bekerja di NASA membantu Prof Brand menyelesaikan perhitungan mengenai Gravitasi. Berhubung bahan bakar menipis, maka cooper mengandalkan gravitasi gargantua untuk menarik pesawat endurance menuju ke planet Edmunds. ada 2 robotic Film Barat CASE dan TARS yang harus dikorbankan pada misi ke Edmunds. perlu diingat juga, karena gargantua berupa lubang hitam , akan terjadi dilatasi waktu.

Yang paling penting, komunikasi lima dimensi melalui gravitasi memungkinkan Cooper untuk dengan lembut memanipulasi tangan pada jam tangan Murph – mentransfer information yang diperoleh TAR dengan kutu arloji yang diberi kode jam. Selanjutnya, menerjemahkan information kode itu memberi Murph semua informasi yang ia butuhkan untuk memajukan pemahaman manusia secara dramatis tentang ruang dan waktu – serta melengkapi Rencana A. Penelitian tersebut tentunya membahas nasib manusia di bumi kelak. Terdapat dua rencana dari Dr. Brand, pertama mencari planet lain untuk ditinggali, kedua dengan telur yang nantinya akan menjadi manusia (hah?). Rencana pertama mulai dilaksanakan, Cooper ikut dalam misi ini .

Dalam movie astronot luar angkasa berjudul Sunshine, Danny Boyle seakan mencoba menimbulkan bayangan menakutkan tentang punahnya kehidupan di bumi dikarenakan matahari yang sekarat. Film ini bercerita tentang sekelompok astronot berani yang menjelajah luar angkasa untuk menemukan planet layak huni.

Dengan indera dan akalnya manusia melakukan perjalanan dalam skala kosmis mencari planet baru melintasi bintang. Yang menarik, pada gilirannya, movie Sinopsis Film ini memberi pandangan tidak mungkin mengangkut seluruh manusia di Bumi melintasi bintang.

Nah, karena saya nonton pake teks Bahasa Inggris dengan kemampuan terbatas, jadi saya nangkep seadanya saja. Intinya, ada ‘sesuatu’ dalam ruang dan dimensi tertentu yang mampu menciptakan dimensi baru dimana Cooper bisa melihat setiap perpindahan waktu di kamar Murph. Nah, menurut ‘sesuatu’ itu tadi, dan juga dari data yang didapat TARS saat mereka masuk ke blackhole, gravitasi adalah sesuatu yang dapat menghubungkan perbedaan mereka dalam dimensi dan waktu. Jadi meski si Cooper ada di dimensi yang berbeda dengan Murph, dia tetap bisa ngasih petunjuk dengan gravitasi. Contohnya, jatohin debu, buku atau menahan gerak jarum jam.

Nah, di atas adalah akibat yang ditimbulkan dari adanya perjalanan waktu. Perjalanan waktu adalah buah pikir ilmuwan dari Inggris, Stephen Hawking. Menurut Hawking, konsep perjalanan waktu memungkinkan untuk dilakukan. Hanya saja, perjalanan waktu tidak memungkinkan untuk mempertemukan dua buah entitas yang sama.

sehingga dengan memanfaatkan orbit gargantua, pesawat yang dikendali oleh Amelia seorang diri dapat tiba dengan selamat dan bersiap tidur panjang untuk menunggu plan A dijalankan untuk mengangkut peradaban manusia menuju planet tersebut. Setelah semua drama perjalanan dan kesedihan yang dialami, setelah gue menangis berkali-kali, masih dibuat nangis.

Ia bangun di wahana NASA yang berperan sebagai pemandu wahana pengangkut manusia lainnya menuju lubang cacing. Cooper akhirnya bertemu kembali dengan Murph yang saat ini merupakan wanita lanjut usia. Setelah mengucapkan kata-kata perpisahan untuk terakhir kalinya, ia mencuri salah satu kapal NASA dan masuk ke lubang cacing untuk mencari Amelia yang telah menemukan sisa-sisa ekspedisi Edmunds sekaligus planet yang dapat menopang kehidupan.

Trailer Interstellar sendiri begitu menggoda, walaupun agak-agak mirip ama Man of Steel . Nolan tampaknya cukup cerdas juga untuk menyimpan rahasia sesedikit mungkin tentang movie ini melalui trailernya, dan itu membuat penonton justru makin penasaran.

mereka juga menilai Dr Mann adalah astronot paling jenius sehingga memutuskan untuk memilih planet Mann daripada Edmund. Melalui wormhole mereka akan menyinggahi planet Miller , Mann , dan Edmund.

Resensi Film Interstellar

Dengan lamanya durasi tersebut, menurut saya tidak membosankan, dan semua adegan sangat value it, dengan twist yang cukup membuat penasaran. Walaupun di rilis tahun 2014, namun sepertinya film ini bisa menjadi movie sepanjang masa, karena popularitas film ini masih dirasakan hingga sekarang bagi penggemarnya.

Exit mobile version